Artikel mengenai semaphore
Pengertian Semaphore Pramuka
Merujuk laman Pramuka Klaten, semaphore adalah bahasa isyarat dengan menggunakan dua buah bendera.
Bendera semaphore dibuat dengan ukuran 40x40 cm. Warna bendera semaphore beragam, tetapi yang paling sering digunakan adalah warna merah dan kuning.
Warna tersebut dipilih sebab sangat mencolok sehingga mudah dilihat oleh mata. Selain itu, kedua warna ini juga tidak menyerupai warna alam seperti hijau, biru, atau hitam.
Sejarah Semaphore Pramuka
Penemu semaphore adalah Claude Chappe, ia lahir di Brulon, Sarthe, Prancis, pada 25 Desember 1763, seperti dikutip dari modul Sejarah Semaphore oleh Andri.
Pada tahun 1792, Claude menunjukkan sistem semaphore yang menjadi telekomunikasi praktis pertama pada zaman industri. Claude menyempurnakan simbol-simbol atau gerakan-gerakan yang berisi pesan dengan menggunakan bendera.
Pada saat itu, semaphore tidak menggunakan bendera seperti saat ini, tetapi menggunakan kayu berukuran besar yang bentuknya menyerupai lengan.
Kayu ini dipasang di atas menara-menara tinggi yang jaraknya 5-10 mil atau sekitar 8-160 km antara satu menara dengan menara lainnya.
Di setiap menara ditempatkan satu signaller sebagai operator dan teleskop sebagai alat bantu untuk melihat pesan yang dikirimkan signaller lain dari jarak jauh.
Metode ini banyak diadopsi pada abad ke-19 sebagai cara berkomunikasi antarkapal. Dari sini, penggunaan bendera semaphore mulai diterapkan sebab dianggap lebih aman daripada komunikasi melalui telepon atau radio yang bisa disadap oleh musuh.
Komentar
Posting Komentar