Postingan

Artikel mengenai semaphore

 Pengertian Semaphore Pramuka Merujuk laman Pramuka Klaten, semaphore adalah bahasa isyarat dengan menggunakan dua buah bendera. Bendera semaphore dibuat dengan ukuran 40x40 cm. Warna bendera semaphore beragam, tetapi yang paling sering digunakan adalah warna merah dan kuning. Warna tersebut dipilih sebab sangat mencolok sehingga mudah dilihat oleh mata. Selain itu, kedua warna ini juga tidak menyerupai warna alam seperti hijau, biru, atau hitam. Sejarah Semaphore Pramuka Penemu semaphore adalah Claude Chappe, ia lahir di Brulon, Sarthe, Prancis, pada 25 Desember 1763, seperti dikutip dari modul Sejarah Semaphore oleh Andri. Pada tahun 1792, Claude menunjukkan sistem semaphore yang menjadi telekomunikasi praktis pertama pada zaman industri. Claude menyempurnakan simbol-simbol atau gerakan-gerakan yang berisi pesan dengan menggunakan bendera. Pada saat itu, semaphore tidak menggunakan bendera seperti saat ini, tetapi menggunakan kayu berukuran besar yang bentuknya menyerupai lengan....

Vlog pramuka

 https://youtu.be/sEV5RPAsvgs?si=1XiL_eW3wDa2dDGEv62

Tugas informatika

Nama: Anggun nur al anisa No: 03 Kelas: 9E  Jakarta - Di Indonesia, semaphore digunakan sebagai salah satu keahlian yang harus dimiliki dalam kegiatan pramuka. Semaphore ini diajarkan pada level pramuka siaga dan merupakan keterampilan yang dipraktekkan pada acara perkemahan. Mengutip buku Scout Book Mini: Materi Lengkap Pramuka oleh Alim Sutoto dan Toni Hermanto, selain digunakan sebagai isyarat, semaphore juga ternyata juga digunakan sebagai sinyal rel kereta api. Semaphore menjadi bentuk sinyal kereta api pertama yang ditaruh di sebuah tiang yang memiliki lengan yang biasa memutar dan akan menunjukkan sinyal kepada masinis. Sinyal tersebut dipatenkan oleh Joseph James Stevens dan hingga saat ini telah menjadi sinyal mekanis yang paling sering digunakan di berbagai negara.